Yogyakarta, 9 April 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melalui Franky Argus Adiwena menyampaikan penguatan sistem E-Office sebagai fondasi Smart Campus dalam kegiatan benchmarking di Gedung SGLC FT UGM. Kegiatan ini diikuti oleh 50 pranata komputer dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia. Franky menjelaskan bahwa transformasi digital dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan yang cepat, transparan, dan berbasis data. FT UGM menunjukkan bahwa E-Office mampu mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi data, dan memperkuat pengambilan keputusan berbasis sistem terintegrasi. Agenda ini dibuka oleh Doni Agus Wijayanto selaku Kepala Kantor Administrasi FT UGM, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa keunggulan FT UGM terkait technology smart campus ini sudah diakui secara nasional bahkan internasional, sehingga tepat jika melakukan benchmark disini.

Franky menegaskan bahwa E-Office di FT UGM bukan hanya sistem administrasi, tetapi ekosistem kerja digital yang menghubungkan berbagai layanan kampus. Sistem ini memungkinkan disposisi dokumen dilakukan dalam waktu singkat, pelacakan dokumen secara real-time, dan pengelolaan arsip digital yang aman. FT UGM mencatat efisiensi waktu proses hingga 60–70 persen dan peningkatan transparansi layanan secara menyeluruh. Program ini juga mendorong peran pranata komputer sebagai penggerak perubahan dan penjaga kualitas data dalam transformasi digital kampus.

FT UGM mengembangkan sistem yang terintegrasi dengan layanan tridarma dan unit pendukung. FT UGM memastikan bahwa data menjadi satu sumber yang konsisten untuk mendukung kebijakan berbasis data. Sistem ini juga mendukung model layanan terpusat, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Pendekatan ini meningkatkan kepuasan layanan bagi civitas akademika dan memperkuat tata kelola digital kampus.
FT UGM menilai bahwa transformasi ini menjadi langkah strategis menuju Smart Campus berbasis Smart Governance, Smart Services, dan Smart Data Ecosystem. FT UGM juga mendorong kolaborasi antar perguruan tinggi melalui benchmarking agar praktik baik ini dapat diadopsi secara luas. Upaya ini menunjukkan peran FT UGM sebagai pelopor transformasi digital pendidikan tinggi di Indonesia. (Tim Humas FT UGM)
