Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia, BEM KMFT UGM dan Peer Counselor FT UGM mengadakan kembali Mentalitech, sebuah agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kampus. Tahun ini, rangkaian acara Mentalitech digelar pada Kamis, 13 November 2025, pukul 09.00–15.00 WIB di Selasar Selatan SGLC FT UGM.
Acara ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari kegiatan kampus pada umumnya. Berbagai booth interaktif seperti melukis, meronce gelang, dan aktivitas ekspresif lainnya disiapkan sebagai ruang pelepas penat bagi mahasiswa. Kegiatan ringan tersebut menjadi media bagi peserta untuk meredakan stres sekaligus mengekspresikan diri dengan cara yang kreatif.
Selain itu, Mentalitech juga menghadirkan layanan konseling dan edukasi kesehatan mental melalui kolaborasi langsung dengan Peer Counselor FT UGM dan psikolog profesional. Kehadiran tenaga ahli ini membuka ruang diskusi bagi mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh tentang isu kesehatan mental, cara menjaga wellbeing, serta langkah yang dapat diambil ketika menghadapi tekanan emosional.
Ketua Pelaksana Mentalitech 2025, Azka Muhamad Ghaits, menjelaskan bahwa acara ini dibentuk atas dasar kebutuhan mahasiswa akan ruang aman dan literasi kesehatan mental yang lebih mudah dijangkau.
“Kesehatan mental itu masih jadi hal yang sulit untuk diceritakan dan belum banyak yang tahu apa saja yang perlu dijaga atau dilakukan saat sedang terdampak hal-hal yang tidak diinginkan. Kami ingin teman-teman di fakultas lebih mengenal kesehatan mental. Karena itu, banyak permainan dan aktivitas kami siapkan agar peserta bisa bonding dan merasa nyaman. Dengan hadirnya peer counselor dan psikolog, kami berharap kegiatan ini memberi rasa aman dan membantu teman-teman mengenal layanan yang tersedia,” ujar Azka (14/11/2025).
Salah satu poin penting dalam acara ini adalah pengenalan Wellbeing Center FT UGM, yakni layanan resmi kesehatan mental tingkat fakultas. Wellbeing Center menyediakan konseling gratis dan bersifat rahasia, baik secara online, offline, maupun sebagai tempat bagi mahasiswa untuk sekadar mencari teman bercerita. Layanan ini diharapkan menjadi rujukan utama ketika mahasiswa membutuhkan dukungan emosional maupun psikologis.
Sebagai event tahunan, Mentalitech konsisten menjadi ruang yang mendorong mahasiswa untuk lebih peduli terhadap kondisi mentalnya, membangun keberanian untuk mencari bantuan, serta menciptakan lingkungan akademik yang suportif.
