Indonesia merupakan salah satu produsen batubara terbesar di dunia. Namun begitu, sebagian besar cadangan batubara kita masih didominasi oleh jenis batubara peringkat rendah dengan nilai kalori di bawah 4000 kilokalori per kilogram. Nilai kalori batubara yang rendah ini memiliki nilai harga jual yang rendah dan bahkan tidak laku di pasaran sehingga banyak produsen batubara melakukan peningakatan nilai kalori batubara dengan melakukan upgrading browning coal. Proses ini justru memakan biaya cukup besar sehingga secara ekonomi dianggap kurang efisen.
Profil Riset
Batik tulis merupakan salah satu warisan leluhur Indonesia yang harus dilestarikan dan dijaga sepanjang masa. Pembuatan batik tulis biasanya membutuhkan waktu yang relatif lama dengan proses yang cukup rumit.
Dosen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM, Heri Sutanta, Ph.D., mengatakan sebagian kota-kota besar di seluruh dunia termasuk di Indonesia berada di daerah pesisir. Ia menyebutkan kota besar di Indonesia yang berada di pesisir diantaranya Jakarta, Semarang, Samarinda, Makassar, Kupang dan Ambon. Umumnya daerah pesisir ini tanahnya terbentuk dari aluvial karena hasil endapan sungai sehingga lebih mudah mengalami pemadatan dan akhirnya penurunan tanah.
Mahasiswa Program Studi Doktor Teknik Sipil, Fakultas Teknik UGM, Hery Kristiyanto, meneliti perilaku sambungan balok beton pracetak dan korbel baja IWF di daerah sendi plastis.
Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan sistem sambungan antara dua bagian yaitu korbel baja IWF tepat di muka kolom dan balok beton pracetak yang memenuhi persyaratan berupa sendi plastis terjadi pada balok beton pracetak, serta kekuatan, disipasi energi, kekakuan, daktilitas, dan mekanisme keruntuhan.
Air sungai melimpah, namun keruh dan tidak layak digunakan menumbuhkan keinginan Dr. Muslim Mahardika untuk memberikan solusi. Solusi tersebut yaitu menyaring air yang keruh menjadi layak digunakan sebagaimana air bersih. Untuk menindaklanjuti hal ini Dr. Muslim kemudian mengontak Dr. Gunawan Setia Prihandana, alumni Teknik Mesin FT UGM yang sedang melakukan penelitian di Kyoto University. “Adakah solusi?”, demikian kurang lebih yang ditanyakan Dr. Muslim.