Dosen Fakultas Teknik Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, I Nyoman Jelun Erosa menjelaskan Sistim akuisisi citra stereo (SACiS) adalah suatu metode teknik pengukuran jarak dan elevasi objek statis dan dinamis berbasis fotografi terestris. SACiS ini terdiri atas sejumlah objek pencitraan (bola atau piringan), skala citra, sepasang kamera stereo, sinkroniser kamera, komputer dan sofware rekonstruksi citra stereo menjadi citra tiga-dimensi (3D). “Untuk aplikasi pembuatan peta terain atau topografi ini, skala citra dapat diintegrasikan dengan sebuah koordinat acuan diatas tanah,” katanya di Kantor Pusat Tata Usaha, Fakultas Teknik UGM, Jum’at (27/1) saat melaksanakan ujian terbuka Program Doktor UGM Bidang Ilmu Teknik Elektro.
Prinsip kerja SACiS, kata Nyoman Jelun, sejumlah objek pencitraan diletakkan di permukaan objek yang diukur. Citra objek-objek pencitraan itu diakuisisi dengan kamera stereo. Selanjutnya, citra stereo objek-objek pencitraan itu direkonstruksi menjadi citra 3D. Oleh karena itu proses rekonstruksi citra stereo menjadi citra 3D merupakan proses menghitung jarak dan elevasi (koordinat) objek-objek pencitraan realtif terhadap posisi kamera, maka koordinat objek-objek pencitraan relatif terhadap posisi kamera, maka koordinat objek-objek pencitraan dapat diekstrak dari citra 3Dnya. “Apabila objek yang diukur dinamis, maka citra stereo akuisisi dengan kamera video atau camcorder, sehingga diperoleh perubahan koordinat obejk-objek pencitraan dalam selang waktu akuisisi citra atau selama pengukuran,” katanya lagi.
Hasil penelitian menunjukkan percobaan-percobaan yang terkait dengan optimalisasi teknik akuisisi citra stereo dan optimasi teknik pengolahan citra 3D, maka diperoleh kondisi kinerja SACiS yang optimal. Pada kondisi kinerja optimal, SACiS digunakan untuk mengukur jarak sejumlah objek statis relatif terhadap sebuah titik acuan di permukaan tanah, dan model gelombang laut. “Secara berturut-turut hasil diverifikasi dengan hasil pengukuran dengan teodolit dan probe,” ungkapnya.
Mempertahankan disertasi “Pengembangan Sistem Akuisisi Citra Stereo Untuk Mengukur Jarak Dan Elevasi Objek Statis Dan Objek Dinamis”, Nyoman Jelun memaparkan SACiS terbukti dapat digunakan untuk mengukur koordinat multi objek statis dan/atau objek dinamis realtif terhadap posisi kamera dalam waktu bersamaan.Selain untuk memetakan terain, SACiS dapat dipergunakan pula mengukur gelombang laut, mengukur tarjektori dan kecepatan arus permukaan gelombang laut, mengukur arus sungai, dan berbagai objek lain yang berhubungan dengan objek statis dan dinamis. “Tentang akurasi SACiS maka sangat bergantung pada objek pencitraan, kontras warna objek dengan warna latar-belakang, tipe kamera video, panjang fokus kamera, keserupaan citra stereo, teknik target marking serta teknik kalibrasi,” tuturnya. (Humas UGM/ Agung)
sumber: www.ugm.ac.id