Jepang, 01-12 Desember 2015. Setelah mengikuti KKN 2015 antar semester yang melibatkan dua universitas dari Jepang yaitu 8 orang mahasiswa dari Aoyama Gakuin University dan 2 orang mahasiswa dan 2 orang professor dari Shizuoka University. Maka Shizuoka University memilih 2 orang dari 30 mahasiswa yang akan mengikuti program exchange di Shizuoka university dimulai dari tanggal 1 sampai 12 Desember 2015 makas terpilihlah 2 mahasiswa yang diwakili oleh Riri Kumalasari Eka Pratomo dari teknik Undustri dan Dede Taopik Herdiansyah dari Teknik Nuklir, dan seorang dosen Djaka Marwasta dari Fakultas Geografi. Kegiatan Exchange ini tidak hanya diikuti oleh UGM saja, namun ada 6 orang mahasiswa dari National University of Singapore.
Program ini merupakan program penelitian lanjutan antara kedua universitas dimana akan ada setiap tahunnya mahasiswa yang akan mengkuti program students exchange ini sudah tahun ketiga program ini dilaksanakan.
Prestasi Mahasiswa
Dua puluh tiga orang mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengikui Nuclear Youth Summit (NYS) yang diselenggarakan oleh Komunitas Muda Nuklir Nasional (Kommun) bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Nuclear Youth Summit berlangsung pada tanggal 14-15 November 2015 di Bogor. Tujuan kegiatan ini untuk melibatkan pemuda sebagai agen yang berperan dalam memajukan dan mensosialisasikan teknologi nuklir. Kegiatan ini diikuti oleh 105 delegasi dari berbagai universitas di Indonesia.
Lima mahasiswa program studi Perencanaan Wilayah dan Kota UGM, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik UGM, yang terdiri dari Rachmat Kurniawan, Karina Oriza Herastuti, Muhammad Budi Utomo, Deni Yudistira, dan Deni Ari Darmawan berhasil menjuarai Sayembara Inovasi Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Werdhapura Sanur, Bali (10/10/2015). Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia 2015. Setiap tahun acara memperingati hari habitat dunia ini mengusung tema yang berbeda-beda dan untuk tahun ini mengambil tema Public Spaces for All.
Dua mahasiswa S-1 prodi Arsitektur, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan (JUTAP) UGM berhasil meraih Juara 2 dalam Indonesia Landscape Design Competition (ILDC) 2015 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) IPB, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Komunitas Burung Indonesia pada Sabtu (17/10/2015) di Balaikota Bogor.
Belajar merupakan salah satu cara untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak. Segala upaya dilakukan agar anak dapat senang belajar dan tidak merasa bosan. Salah satu inovasi dalam belajar yang baik adalah dengan mengoptimalkan seluruh indra yang dimiliki. Hal ini berkaitan dengan peningkatan memori anak dalam merekam pelajaran yang didapat. Hal inilah yang mendorong berkembangnya berbagai produk yang dapat menunjang proses belajar anak.
Berawal dari keprhatinan akan turunnya prestasi olahraga Indonesia khusunya olahraga Badminton yaitu pada peringkat 5 dunia, mahasiswa Fakultas Teknik dan Vokasi membuat suatu inovasi dalam perkembangan teknologi khususnya dalam teknologi robotika yaitu dengan membuat suatu robot badminton yang dapat mengoptimalkan kinerja atlet dalam peningkatan prestasi olahraga Indonesia serta dapat mengembangkan teknologi Indonesia dalam bidang olahraga.
Sadar akan bentuk demografi Indonesia, salah satu tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) UGM melakukan penelitian di bidang robotika. Kegiatan ini merupakan bentuk penerapan IPTEK di bidang kemanusiaan. Kegiatan ini menghasilkan sebuah robot kurir bernama OCCUPIED.
Di antara kemajuan fasilitas-fasilitas masyarakat kota Bantul yang mulai berkembang, di antara kemajuan pemikiran-pemikiran pemudanya, di antara harapan-harapan warga dan pemerintahannya, mungkin benar bahwa kita harus berhenti sejenak untuk membuka mata dan masuk ke jalan setapak. Masuk ke daerah Ringinharjo, mencari desan Deresan, lalu berkunjung ke sebuah rumah sederhana yang darinya terdengar suara mesin pada saat-saat tertentu.
Kemajuan teknologi yang pesat saat ini sangat memudahkan berbagai aktivitas manusia di berbagai bidang. Hal ini pun diimbagi dengan peningkatan efektivitas kerja. Namun perkembangan teknologi ini bagai pisau bermata dua. Apabila berhasil memanfaatkan kemajuan teknologi, efektivitas kerja semakin meningkat, pendapatan meningkat sehingga kualitas hidup pun meningkat. Di sisi lain, manusia sering mengabaikan kondisi fisik dan kesehatannya selama bekerja. Sebagai contoh pekerja pabrik yang bekerja selama delapan jam berturut-turut bekerja dengan tangannya. Apabila hal tersebut ia lakukan setiap hari, penurunan kondisi fisik pun tak dapat dihindari. Salah satu penyakit yang dapat diderita adalah Carpal Tunnel Syndrome. Penderita Carpal Tunnel Syndrome akan merasakan nyeri, kesemutan, rasa kebas, dan yang terparah adalah sulit digerakkanpada ibu jarinya. Apabila hal ini terus terjadi, penderita tidak dapat bekerja dengan efektif, pendapatan menurun sehingga mengganggu kualitas hidupnya.
Yogyakarta sebagai Kota Pelajar, selalu menjadi magnet yang kuat bagi datangnya pelajar dari luar daerah. Hal ini menyebabkan populasi manusia di Yogyakarta terus bertambah yang ternyata memiliki kontribusi pada bertambahnya jumlah kendaraan bermotor pribadi. Akhirnya, padatnya lalu lintas dan terjadinya kemacetan pada jalur dan jam tertentu pun tidak dapat dihindari. Baik disadari atau tidak, kondisi tersebut mempengaruhi berbagai kondisi fisis kota seperti suhu dan kelembaban udara, kadar gas polutan, dan kebisingan. Menyadari kondisi tersebut, 4 mahasiswa yang tergabung dalam Acoustics Research Center UGM melakukan pemetaan kebisingan di wilayah kampus UGM dibawah bimbingan Bapak Nazrul Effendy, S.T., M.Eng., Ph.D.

