
Indonesia has an ambition to replace 25% of fossil fuel with renewable energy source by 2025 (the program is known as Indonesia 25-25). A number of challenges will be faced by all stakeholders in realizing such a program, not only in technical and environmental aspects but also in regulations, pricing, social politics, etc. It is considerably important for Indonesia to get insight experience from other countries that have developed and also utilized renewable energy source such that the ambition could be realized successfully. Moreover, it could also be important for Indonesia to review the program to be more realistic with the existing (social-politicstechnical-etc) conditions. It is within this context, the energy roundtable workshop is conducted.
Banyaknya potensi yang bisa digali di kawasan Pantai Selatan, mendorong Fakultas Teknik untuk membantu mengembangkan dengan membuat master plan. Bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bantul, hari ini Fakultas Teknik mengadakan pertemuan membahas mengenai Master Plan tertama kawasan Pantai Selatan, Rabu (14/9), di Ruang Sidang Kantor Pusat FT UGM. Pertemuan dihadiri oleh pengurus Fakultas, dosen, dan jajaran Pemkab Bantul antara lain Wakil Bupati, Bappeda, Dinas PU, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Sumber Daya Air, dan para Camat diwilayah kabupaten Bantul.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Penelitian dan Kerjasama, Prof. Ir. Jamasri, Ph.D., hari ini memberikan pengarahan kepada mahasiswa terkait penyusunan proposal PKM pada acara Workshop Penyusunan Proposal PKM Fakultas Teknik UGM, Selasa (13/9), di Ruang Sidang Kantor Pusat FT UGM. Di depan sekitar 250 mahasiswa Fakultas Teknik, Prof. Jamasri menyampaikan pentingnya membuat proposal PKM yang berbobot dan berkualitas. “Banyak proposal yang kalah dalam prakualifikasi karena tidak berkualitas,” ujarnya.
YOGYAKARTA – Keberadaan sabodam yang dibangun di sepanjang sungai di sekitar hulu Gunung Merapi tidak hanya mampu menjalankan fungsinya sebagai penahan aliran lahar dingin, tetapi juga berhasil meminimalisasi bahaya dampak kerugian banjir lahar yang lebih besar. Kendati bencana erupsi Merapi akhir tahun lalu menyebabkan hampir semua sabodam mengalami kerusakan dan menampung material lahar melebihi kapasitas, pemerintah dalam waktu dekat belum berencana melakukan pembangunan sabodam baru.
University Club – UGM. Tanggal 12-13 September 2011, Magister Pengelolaan Bencana Alam (MPBA) Fakultas Teknik UGM mengadakan Seminar Nasional Penanganan Aliran Sedimen dalam rangka Dies Natalis X yang bertempat di Gedung University Club, Universitas Gadjah Mada. Dalam seminar ini, tamu undangan yang hadir antara lain Direktur Sungai dan Pantai, Ir. Pitoyo Subandrio, Dip.HE., Mr. Toshiyasu UENO, Manajer Bagian Investigasi, Kantor Sabo Cabang Rokko, Biro Pengembangan Wilayah Kinki, Kementrian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Turisme, Jepang, Dr. Atsuhiko KINOSHITA, Dr. Taro UCHIDA dari JICA Short Term Expert dan Mr. Keiji YOSHIDA.
Fakultas Teknik UGM menjamin tidak ada kekerasan fisik maupun mental pada Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiswa Baru (P2SMB) 2011. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Penelitian dan Kerjasama, Prof. Ir. Jamasri, Ph.D., didepan para orang tua wali mahasiswa baru, Kamis (8/9), di Plaza Kantor Pusat Fakultas Teknik UGM.